Friday, May 23, 2014

Mind travel on X-Men days of future past

Dibanding film X-Men yang lain, bagi saya film ini yang terbaik.
Dari awal sampai akhir tidak ada kebosanan sedetik pun dengan plot nya.

Film ini menceritakan tentang bagaimana X-Men di masa depan menjadi target pembantaian sentinel yang diciptakan oleh pemerintah US yang sebelumnya dikembangkan oleh Bolivar Trask. Perang antara sentinel dan mutan meluas menjadi pembantaian mutan dan manusia.
Pada akhirnya jalan satu2 nya adalah dengan mengubah alur sejarah di masa lampau yang menyebabkan diciptakannya sentinel dan kunci tersebut terletak pada raven. Bagaimana caranya? semua berkat shadowcat dan bakatnya untuk transport pikiran orang ke masa lampau dan hanya wolverine yang bisa melakukannya. Oke, no spoiler, just watch it.

Appraise buat semua aktor kelas A yang memerankan X-Men, luar biasa aktingnya, emosi yang ditunjukkan. Peter Dinklage sebagai Bolivar Trask sungguh luar biasa, bagaimana dia menggambarkan seorang ilmuwan psycho yang sebenarnya mengagumi mutan namun untuk tujuan yang buruk dan akting ketika raven berubah jadi dirinya sehingga ada sisi feminim ketika memerankannya, kalau bukan aktor kelas A bagaimana bisa?
Jangan tanya kualitas Jennifer Lawrence, Michael Fassbender, ellen page, extraordinary.
Namun kisah menarik ini pada akhirnya menyisakan tanda tanya besar dari saya, bagaimana cara Charles Xavier hidup lagi? ada yang mengatakan spoiler charles hidup lagi terletak di wolverine origin, padahal saya belum menonton filmnya, dan pada akhir cerita saya hanya bisa membatin " damn, X-Men1 - 3 never exist?? " hahaha.... Anyway, hell i care, i just love how they united, melihat charles dan erik bersahabat lagi saja sudah membuat saya bahagia di awal film (melow).

If I have 10 thumbs up, I will just give it all. Because I only have 4 thumbs, that's all I can give.

No comments:

Post a Comment