Tuesday, July 16, 2013

Despicable Me 2 (minion is not that funny anymore)

Beberapa hari lalu saya paksa suami buat nonton Despicable Me 2 (DM2), meskipun film ini bukan genre favourite suami. Tapi tak apalah, biarkan beliaunya tidur di bioskop dan saya ketawa ngakak bareng2 penonton yang lain :p.
Anyway, awalnya ekspektasi saya tentang DM2 ini paling tidak selucu dan seorisinil yang pertama, dengan guyonan yang cerdas dan minion-minion lucunya.
Film diawali dengan cerita gru yang sudah pensiun jadi penjahat dan membuka pabrik selai (atau permen ya? lupa..), dari sini kelihatan gru sebagai mantan penjahat, kehilangan selera humornya sebagai penjahat ceroboh, berubah menjadi bapak rumah tangga untuk ke tiga anak angkatnya, passion dia berubah 180 derajat yang pada akhirnya menurut saya jadi membosankan.
Pada DM1, hubungan antara gru dan ketiga calon anaknya yang kuat menjadikan bobot cerita jauh lebih bagus dari DM2. Menurut saya, di DM2 ini, karakter tiap2 pemain kurang di tunjukkan lebih dalam, akhirnya yang terjadi (again menurut saya) DM2 tidak lebih sebagai hiburan film kartun biasa yang bisa ditebak endingnya, meskipun yg pertama bisa ditebak, namun selain kocak, alurnya lebih serius.
Bagaimana dengan minion? harapan saya ketika melihat cuplikan trailer minion dan lagu banana nya menjadi hambar ketika kelucuan2 minion yang ditampilkan hanya itu2 saja, tidak ada perkembangan, kecewa? tentu saja.
Bagaimana dengan agnes? nah....ini karakter yang lumayan menghibur selain partner gru yang kikuk, yang pada akhirnya jadi istrinya.
Bagi saya sepanjang film ini yang membuat menarik hanya terletak pada :
1. Karakter agnes
2. Karakter detektif partnernya gru.
Sisanya..? pada akhirnya saya hanya mengikuti film ini sampai akhir tanpa kesan mendalam seperti ketika saya melihat film pertamanya.
Dan...suami saya sukses tertidur dari awal film sampai akhir...haha.


No comments:

Post a Comment